Enterprp; Bibit Bunga

Berikut adalah salah satu artikel yang memuat tentang enterpreneur muda;

“Many things we can learn from him”

Chech this out🙂

Saya Calvin Hartanto The, dengan username bibitbunga. Asal saya dari Kota Makassar dan memiliki Web http://bibitbunga.com.

Usaha kami adalah website yang menjual dua produk utama, yaitu benih tanaman (biji atau seed) dan tanaman hidup yang sudah jadi. Sedangkan untuk jenis dari masing-masing produk utama tersebut sendiri juga ada banyak, soalnya ribuan varietas produk yang ada di kami, semuanya terbagi dalam 2 golongan besar:

  1. Tanaman Pangan, misalnya sayuran, buah, grain, herba bumbu masakan eropa dan lokal, dan lain-lain.
  2. Tanaman Hias, misalnya tanaman hias bunga, tanaman hias daun, tanaman indoor, tanaman gantung, dan lain-lain.

Selain dua produk utama tersebut, kami juga menjual aneka perlengkapan berkebun, termasuk hidroponik (berkebun tanpa tanah) yang lagi trending karena urban gardening.

 
Sampai saat ini sudah lebih dari 30 projects (lowongan kerja online) yang sudah completed di Projects.co.id, yang statusnya sudah closed (accepted by owner dan worker)
Biasanya saya mengoutsourcekan project yang diluar kendali pekerjaan kami sehari-harinya, misalnya writing, IT support, translating, data entry, hal-hal yang sebenarnya cukup mudah namun akan sangat memakan waktu apabila ingin dikerjakan sendiri. Saat ini kami juga beralih mencoba mengoutsourcekan job yang cukup sulit dan masih belum kami ketahui, sembari dikerjakan worker sembari belajar juga hal-hal baru dari beliau-beliau.

Dan alasan yang paling pertama adalah karena keterbatasan waktu.

Alasan kedua adalah karena biasanya yang kami outsourcekan adalah one time project, sesuatu yang tidak atau jarang terulang lagi, atau sesekali saja terjadi. Jika saja hal-hal tersebut berulang cukup sering apalagi jika basisnya setiap hari atau daily, maka kita akan sangat perlu untuk mengerjakannya sendiri secara internal.

Alasan ketiga adalah apabila kami masih awam atau masih belum mengetahui bidang tersebut, sehingga butuh orang lain untuk menyelesaikannya.

 
Tips Mujarab Memilih Worker/Freelancer yang Sesuai

Tips pertama yang saya lakukan ketika mencari worker yang tepat untuk pekerjaan yang akan kami delegasikan adalah mengecek proposal yang disubmit olehnya. Jarang sekali saya menemukan worker yang benar-benar membaca apa yang kami tulis, kebutuhan apa saja yang perlu di-fulfill dalam projects itu. Kebanyakan mengambang dan terkesan tidak membaca project dengan baik. Ini adalah big no bagi kami, karena merupakan tanda pertama bahwa kemungkinan kedepan worker bisa saja agak acuh tak acuh dan kurang serius.

Yang kedua adalah dengan mengecek review dan penilaian (sistem bintang dan komentar) dari owner-owner yang mempekerjakannya sebelumnya. Dari sini kita bisa tahu karakter seorang worker bagaimana, apakah diligent, cukup konsisten, problem solver, over deliver atau tidak. Ada banyak sekali faktor sebenarnya tapi bagi kami, 2 (dua) poin tersebut sangat penting untuk menjamin bahwa pekerjaan yang kami delegasikan ke Projects.co.id bisa berakhir dengan baik.

Projects sendiri memberikan garansi apabila kami tidak puas, tapi kami dari jauh-jauh hari sudah sangat ingin mengantisipasi bekerjasama dengan worker yang tidak tepat. Jadi poin 10 ini adalah pertanyaan terpenting menurut saya.

 

Obstacle

Obstacle

Suka dan Duka

Suka banyak sih, pekerjaan selesai dengan budget yang sudah kita perkiraan dari awal. Feeling safe karena dana kita dikirim ke worker ketika memang setelah job kita approve. Dan juga ada banyak sekali worker yang tersebar di Projects, semuanya terkesan begitu profesional, bahkan seakan-akan seperti tinggal milih.

Dukanya yaitu kadang dapat worker yang tidak sesuai. Malah ada worker yang di semua projects kami dia nge-bid dan pada proposal cuma nulis backgroundnya beliau. Sesuai dengan ketentuan kami ketika memilih worker, beliau ini adalah worker pertama yang kami diskualifikasi instan (menurut saya lho ya, bukan berarti kerja beliau tidak bagus dll hehe..)

Ada juga pernah karena kita mau menembak cost yang rendah, ada worker yang terima aja awalnya, tapi pas pengerjaan malah balik neror sana sini minta segera diaccept dll. Dua jam setelah kita baru mau membalas (kebetulan saya lagi tidak bisa lihat pada waktu itu), eh belaiu langsung mengajukan arbitrase. Tidak sabaran banget dan bikin agak dongkol juga.

Banyak yang berkesan. Setiap hari selalu mantau projek saya gimana progressnya. Suka duka sudah diceritakan sebelumnya, keseharian selalu belajar hal-hal baru dari projects dan terus berharap makin banyak expert yang bergabung di Projects.co.id.
Kelebihan dan Kekurangan Projects.co.id Menurut SayaKelebihan Projects.co.id menurut saya banyak: banyak worker, interface mudah dipakai, fast loading, support yang bagus dari admin (great job).

201607275798883513ab8.jpg

Kekurangannya menurut saya ada dua (2):

  1. Tidak bisa terima lebih dari 1 worker dalam 1 projek (padahal sering lho kita mau projek yang dikerjakan massal, akhirnya kita create lagi private bid satu-satu dan tentunya lebih tidak mudah dibandingkan bisa terima lebih dari 1 worker dalam 1 project.
  2. Masih belum direalisasikannya sistem milestone (atau sudah ya? saya kurang baca barangkali). Milestone atau pay per progress menurut saya adalah key feature yang akan sangat berguna bagi worker seperti kami, terutama apabila nilai pekerjaan yang didelegasikan cukup besar.
Lainnya sudah top markotop, saya sangat nyaman di Projects.co.id
Kenapa Memilih Projects.co.id?

Saya memilih Projects.co.id sebagai tempat untuk mencari freelancer dibandingkan platform lain yang sejenis dikarenakan:

 

  1. Support ibarat 24/7. Saya tidak tahu apa benar 24/7, namun saya merasa seperti itu. Pas holiday atau tanggal merah, tim projects tetap approve job dan juga melayani keluhan atau request atau pertanyaan kami. Non-stop. Kami sangat menghargai ini dan menurut kami projects satu-satunya startup yang seperti ini di bidangnya. Platform lain mungkin ada juga yang seperti itu, namun kurang ‘Indonesia’ sehingga kurang tertarget.
  2. Karena banyak worker dengan berbagai keahlian di Projects.co.id Bingung mau kerjakan sendiri, delegasikan aja, tapi pilih worker yang tepat.
  3. Interface mudah dan fast loading, tidak bikin kapok.
  4. Apa lagi ya? Banyak intinya :p
 

Tips Untuk Worker

  1. Pahami kebutuhan atau needs dari owner, yang tercermin dari penulisan deskripsi project yang Anda baca. Pelajari, telaah, dan offer solusi terbaik dan opini yang terbaik menurut Anda ke worker. Worker akan sangat menghargai itu dan itu adalah first impression yang sangat mumpuni.
  2. Berusaha selalu mendapatkan review yang brilian dari owner-owner yang terlibat dengan Anda. Review dan komentar ibaratnya referensi ke publik yang ternyata dibaca oleh orang-orang yang potensial untuk memperkerjakan Anda, sehingga sangat penting. Over deliver adalah salah satu bonus yang sangat disukai Owner hehehe.
Saran bagi (Calon) Project Owner Lainnya
Saran bagi owner lain ya… kurang bisa jawab yang ini nih karena owner lain pastinya lebih paham dengan apa yang mereka butuhkan, lagipula saya masih tahap belajar dan pemula, masih banyak owner lain yang tentunya banyak wejangan. Tapi pendapat saya secara overall semuanya sudah terjawab dari cerita curhatan hati diatas sih, terutama pada bagian tips memilih worker/freelancer yang sesuai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

nowathome

Love life! Sharing and caring!

Tales of life

Life is what you make it

SUGIH forever

Prince Dreamer constructs all his dreams!

%d bloggers like this: