Teknik – teknik stimulasi

Pandangan interactionist mengakui bahwa konflik setiap saat dapat terlalu rendah maupun terlalu tinggi. Jika konflik terlalu rendah, manajer harus menstimulasi oposisi unuk menciptakan konflik yang fungsional.

Sayangnya, dilihat dari sudut teoritis, kita lebih banyak mengetahui tentang cara memecahkan konflik secara efektif daripada cara menstimulasi konflik. Secara sedehana dapat dikatakan bahwa hal ini adalah hasil dari fakta bahwa gagasan untuk mendorong terjadinya konflik merupakan sebuah ide yang relatif baru dan baru saja mulai mendapatkan perhatian dari para peneliti organisasi . Diskusi di bawah ini mengetengahkan beberapa teknik stimulasi yang potensial. Teknik – teknik itu diperoleh dari peninjauan kembali sumber konflik

Teknik stimulasi tidak lebih penting ataupun kurang penting dibandingkan counterpart-nya untuk resolusi – kita hanya kurang mengenalnya.

 

 

Organization Theory

Organization Theory

1. Komunikasi

Para manajer dapat memanipulasi pesan dan saluran sedemikian rupa sehingga mendorong terjadinya konflik. Pesan yang mempunyai dwi arti atau yang bersifat mengancam mendorong terjadinya konflik. Informasi bahwa sebuah pabrik akan ditutup, bahwa sebuah departement akan dihapus , atau pemberhentian akan dijalankan, hal tersebut dapat mempercepat intensitas konflik

2. Keanekaragaman

Salah satu cara untuk “membangunkan” sebuah unit yang macet adalah dengan menambahkan seorang atau beberapa orang yang latar belakangnya, pengalamannya, dan nilai – nilainya berbeda secara mencolok dari yang dipegang oleh para anggota pada saat ini dalam sebuah unit. Keanekaragaman dapat sintesis maupun nyata .

3. Persaingan

Manajemen dapat merangsang konflik dengan menciptakan rangsangan yang bersaing diantara unit – unit. Tentunya, jika yang dipertaruhkan dalam pertarungan adalah zero-sum, anda dapat mengharapkan bahwa konflik tersebut akan menjadi lebih intensif. Misalnya, jika unit pemadam kebakaran kota saling bersaing untuk memperoleh hadiah “pemadam kebakaran yang terbaik”, hasilnya pada umumnya akan menghasilkan organisasi pemadam kebakaran yang lebih efektif.

Sumber

1. Google pict. (2014). Technique

2. Robins, Stephen P. (1994). Teori Organisasi Struktur, Desain dan Aplikasi. Jakarta : Arcan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

nowathome

Love life! Sharing and caring!

Tales of life

Life is what you make it

SUGIH forever

Prince Dreamer constructs all his dreams!

%d bloggers like this: