Mengklasifikasi Dimensi – Dimensi Strategis

Pada tahun – tahun terakhir ini, para penelit mengembangkan suatu analisis yang lebih luas dan lebih sempurna mengenai isi strategi corporate. Walaupun keempat dimensi yang berikut ini tidak diasumsikan dapat memperlihatkan seluruh aspek strategi yang kompleks, namun keempatnya mencakup isi strategi yang paling banyak mendapat perhatian. Pada titik ini, kami menyajikannya untuk memperlihatkan keanekaragaman dimensi – dimensi strategis. Namun, nanti didalam bab ini kami akan kembali pada keempat dimensi ini dan mempertimbangkan masing – masing implikasinya terhadap struktur organisasi.

1. Inovasi

Sampai sejauh mana organisasi memperkenalkan produk atau jasa utamanya yang baru? Innovation Strategy bukan berarti strategi yang hanya melakukan perubahan sederhana dan bersifat kosmetik saja dari penawaran – penawaran sebelumnya, etapi merupakan Inovasi yang berarti dan khas. Jelas, tidak semua perusahaan mengejar inovasi. Strategi semacam inilah yang mungkin menjadi ciri 3M Co atau Apple Computer, tetapi pasti bukan sebuah strategi yang dikejar oleh Reader Digest.

2. Diferensiasi dalam pemasaran

Marketing differentiation strategy mencoba menciptakan kesetiaan para pelanggan dengan cara memenuhi kebutuhan tertentu secara kusus . Ini tidak perlu berari bahwa organisasi memproduksi sebuah produk yang berkualitas lebih tinggi atau yang lebih up to date. Organisasi tersebut mencoba menciptakan kesan yang menguntungkan bagi produk – produknya melalui iklan, segmentasi pasar, dan harga yang bersaing. Strategi inilah yang digunakan oleh para produsen bir besar dan perancang pakaian berlabel.

3. Breadth

Breadth strategy merujukpada luasnya pasar yan dilayani perusahaan: variasi pelanggan, luas geografis, dan jumlah produk. Beberapa toko serba ada, misalnya, telah memilih untuk beroperasi di dalam lingkungan masyarakat tertentu. Yang lain memperluas kegiatan mereka sampai tingkat regional, nasional, atau malah sampai tingkat internasional

4. Cost Control

Cost – control Strategy memperhatikan sejauh mana organisasi itu mengontrol biaya secara ketat, menjauhkan diri dari pembuatan inovasi atau biaya pemasaran yang tidak dibutuhkan, dan memotong harga penjualan sebuah produk dasar. Ini merupakan strategi yang dikejar oleh Wal – Mart atau produk bahan makanan generik.

Sumber

1. Robins, Stephen P. (1994). Teori Organisasi Struktur, Desain dan Aplikasi. Jakarta : Arcan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

nowathome

Love life! Sharing and caring!

Tales of life

Life is what you make it

SUGIH forever

Prince Dreamer constructs all his dreams!

%d bloggers like this: