Filsafat Administrasi Pendidikan

1. Filsafat dapat diartikan ”suka kebenaran”.

 

  1. A.    Penjelasan kebenaran dan bagaimana kebenaran dapat diperoleh.

Kebenaran adalah segala suatu hal yang apabila dipertimbangkan secara logika, pikiran, dan hati nurani maka akan mendapat penyesuaian akan makna yang benar dan hakiki. Menurut filsafat ada empat kebenaran yaitu metafisika, etika, logic dan empirik yang masing-masing mempunyai pandangan khas yang berbeda tentang kebenaran.

Berikut penjelasannya:

Metafisika adalah suatu pemahaman yang lebih menitik beratkan pada hal diluar fisik/ material seperti kebenaran ketuhanan yang  bersifat hakiki/mengikat

Etika adalah nilai-nilai, tata cara dan aturan hidup yang baik dan segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari orang ke orang atau generasi ke generasi sehingga berpola dan terus berulang sehingga menjadi kebiasaan

    Logic/konsensus adalah sebagai suatu paham-paham atau pandangan-pandangan yang benar dan nyata menurut pola pikir manusia. Hal ini mempengaruhi otak untuk dapat menerima suatu konsep yang didapat secara utuh dari suatu proses penerimaan pemahaman dan pandangan-pandangan.

Empirik adalah sebagai segala sesuatu atau unsure-unsur yang bersifat pemenuhan kebutuhan manusia. Suatu teori dinyatakan benar jika teori itu berdasarkan pada paradigma atau perspektif tertentu dan ada komunitas ilmuwan yang mengakui atau mendukung paradigma tersebut.

 

  1. B.     Sebutkan dan jelaskan beberapa pokok persoalan filsafat yang berkaitan dengan kebenaran

 Permasalahan tentang pemahaman kebenaran metafisika

        ‘metafisika’ , yang terambil dari kata ‘meta’= setelah dan ‘fisika’ = fisika/material..Ini merupakan suatu penamaan dan sekaligus juga pemahaman asli dari aristoteles dalam suatu kebenaran yang dinamakan metafisika. Seperti kita ketahui meta yang diartikan setelah, fisik yang diartikan fisika/material, jika kita gabungkan metafisika adalah segala pemahaman atas segalah hal setelah adanya fisika/material. Tetapi kenyataannya metafisika pada saat sekarang ini lebih menitikberatkan kepada konsep-konsep juga pemahaman-pemahaman tentang ketuhanan yang bisa dikatakan sebelum fisika/material karena keberadaan tuhan jauh sebelum adanya material-material. Kalau seperti tidak bisa dinamakan metafisika tetapi seharusnya “Profisika” karena pemahaman akan segala sesuatu sebelum material dan diluar jangkauan akal murni manusia.

2. Berfilsafat ditandai oleh adanya cara berikir tertentu dan upaya mencari kebenaran

  1. A.    Sebutkan cara-cara berfikir yang diketahui dan berikan contoh

 

1. Radikal adalah berpikir sampai ke akar-akarnya, hingga sampai pada hakikat atau substansi yang dipikirkan.

Contoh: Seorang pejuang yang memperjuangkan sesuatu yang dianggap penting dan patut diperjuangkan

2. Universal

      Pemikiran filsafat menyangkut pengalaman umum manusia. Kekhususan berfikir kefilsafatan yang terletak pada aspek keumumannya dan bersifat menyeluruh

Contoh: Seseorang penentu atau pembuat kebijakan yang membuat kebijakan berdasarkan paham-paham yang bersifat umum dan menyeluruh sehingga dapat diterima masyarakat luas.

3. Konseptual

      Pemikiran yang merupakan hasil generalisasi dan abstraksi pengalaman manusia.

Contoh: Seseorang yang memiliki pemikiran yang sudah terstruktur dan terpusat pada inti permasalahannya

4. Koheren

      Pemikiran yang sesuai kaidah-kaidah berpikir logis. Konsisten tidak mengandung kontradiksi

Contoh: Seseorang yang mempunyai pikiran-pikiran yang berdasarkan atas logika dan bersifat berlanjut.

5. Sistematik

      Pemikiran yang berdasarkan pendapat yang saling berhubungan secara teratur dan terkandung adanya maksud atau tujuan tertentu

Contoh: Seseorang yang mempunyai pikiran luwes dan tidak terpaku dengan suatu masalah secara terus menerus

6. Komprehensif

Pemikiran mencakup atau menyeluruh. Berpikir secara kefilsafatan merupakan usaha untuk menjelaskan alam semesta secara keseluruhan.

Contoh: Seseorang yang mempunyai pikiran luas dan menyeluruh dari berbagai sudut pandang

7. Bebas

      Pemikiran yang tidak dibatasi oleh batasan-batasan. Pemikiran filsafati boleh dikatakan merupakan hasil pemikiran yang bebas yakni bebas dari prasangka-prasangka social, historis, cultural, bahkan relijius

Contoh: Seseorang yang mempunyai kebebasan berpikir dan beragumen tentang suatu masalah dan pemikiran maupun paham-paham

8. Bertanggung jawab

      Pemikiran berdasarkan atas tanggung jawab terhadap hasil pemikirannya, paling tidak terhadap hati nuraninnya sendiri.

Contoh: Seseorang yang bertanggung jawab akan hasil dari pemikirannya sendiri yang tela dia keluarkan.

  1. B.     Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pengetahuan manusia dalam upaya mencari kebahagiaan
  1. Pendidikan

Pendidikan merupakan suatu usaha untuk mengembangkan kepribadian dan potensi diri. Semakin tinggi intensitan pengenyaman pendidikan maka semakin tinggi juga potensi diri yang dimiliki. Maka pencarian kebahagiaan itu pun diperoleh apa bila pendidikan dapat tercapai secara baik dan kita berprestasi dari pendidikan tersebut

  1. Lingkungan

Lingkungan merupakan faktor yang mempengaruhi pengetahuan manusia dalam upaya mencari kebahagiaan dan pembelajaran pengetahuan. Karena apabila lingkungan tersebut tidak mendukung hal tersebut maka lingkungan tersebut harus cepat-cepat ditinggalkan karena dapat berpengaruh terhadap pencarian kebahagiaan yang ada di sekitar lingkungan kita.

  1. Motivasi

Motivasi merupakan faktor yang mempengaruhi pengetahuan manusia dalam upaya mencari kebahagiaan. Karena motivasi tersebut merupakan dorongan kita dalam mencapai suatu tujuan atau pencapaian juga pengetahuan yang kita harapkan. Dan apa bila pencapaian tujuan dan target yang kita harapkan itu akan menimbulkan kebahagiaan yang kita anggap sebagai suatu rasa yang timbul atas pencapaian tujuan atau target tersebut.

  1. Pengalaman

Pengalaman merupakan faktor yang mempengaruhi pengetahuan manusia dalam upaya mencari kebahagiaan. Karena pengalaman tersebut adalah merupakan hal yang pernah dialami sebelumnya dan menjadi pembelajaran yang kita jadikan sebagai suatu pengetahuan untuk pencapaian akan suatu makna yang ingin kita dapatkan yaitu suatu kebahagiaan.

  1. Kebiasaan

Kebiasaan merupakan faktor yang mempengaruhi pengetahuan manusia dalam upaya mencari kebahagiaan. Karena apa bila kebiasaan kita tidak menunjukkan kearah kemajuan maka dapat dipastikan kita tidak dapat memperoleh pengetahuan yang dimaksudkan untuk pencapaian suatu kebahagiaan. Tetapi sebaliknya apabila kebiasaan itu menunjukkan kearah kemajuan maka kita akan senantiasa memperoleh pengetahuan pada saat kita memperolehnya kita juga akan mendapat suatu rasa akan kebahagiaan.

             

 

 

3. Pemahaman filsafat penting bagi seorang administrator pendidikan dalam menghadapi kondisi saat ini yang disinyalir, sistem pendidikan Indonesia banyak mengadopsi sistem pendidikan Negara lain

  1. A.    Dalam membangun pendidikan bermutu berdasarkan jati diri. Kritisi fenomena tersebut diatas

 

Pembangunan pendidikan bermutu berdasarkan jati diri bangsa harus didukung oleh bangsa itu sendiri, kenapa?. Karena apabila pembangunan pendidikan yang bermutu berdasarkan jati diri bangsa mempunyai suatu konsep atau unsur-unsur yang khas yang hanya dimiliki oleh bangsa tersebut dengan mempertahankan prinsip-prinsip dan budaya-budaya lama metode pembelajaran tanpa menyerap unsur-unsur dari luar negeri maupun penyesuaian akan pembelajaran-pembelajaran yang bersifat global atau mendunia. Memang tidak dipungkiri bahwa Indonesia pada saat sekarang ini banyak mengadopsi metode-metode pembelajaran dari luar, maka seharusnya pengadopsian-pengadopsian unsur-unsur metode pembelajaran dari luar tersebut harus dihentikan. Hal ini dapat dilihat dari fakta-fakta yang terjadi pada saat sekarang-sekarang ini justru dengan pengadopsian metode pembelajaran dari luar tidak menunjukkan hasil yang positive terhadap hasil dari pendidikan di Indonesia dan malah menunjukkan sisi yang negative. Seperti para output peserta didik yang ketika dia lulus itu tidak didasarkan oleh pembelajaran budi pekerti dan agama yang baik sehingga ketika dia menjabat atau mengabdi kepada masyarakat dan Negara dia akan memunculkan kinerja yang tidak baik. Seperti korupsi atau kinerja berdasarkan gaji bukan berdasarkan atas pengabdian terhadap Negara dan masyarat Indonesia. Kita harus kembali kepada metode dan unsur-unsur metode pembelajaran kita sebelumnya karena terbukti positive untuk bangsa kita ketimbang kita mengadopsi metode dan unsur-unsur dari luar Indonesia.

  1. B.     Jelaskan bagaimana kedudukan/hubungan filsafat dalam kegiatan penyelenggaraan pendidikan

Falsafah filsafat sebagai suatu ilmu. Falsafahnya ialah selalu memunculkan pertanyaan untuk mendapatkan kebenaran Kata adalah dasar dari pengembangan Ilmu Pengetahuan, ilmu apapun. Dari Pertanyaan-pertanyaan yang ada, melahirkan metode-metode/teori-teori pengembangan dan penelitian untuk mengetahui suatu kebenaran (lahirnya Sosiologi, Antropologi, Hukum, Matematika, ilmu fisika, kimia, ilmu kemiliteran, ketatanegaraan dst). Ini dasar berfikir filsafat. Untuk menjadi seorang Ilmuwan (ilmuan) harus dimulai dari ilmu yang akan kita pilih sebagai pilihan untuk dipelajari/didalami. Ilmu apapun di dunia ini, kalau tidak dengan sungguh-sungguh kita dalami/pelajari/digali seseorang tidak akan sampai pada status Profesional (ahli, pakar). Filasafat dalam hal ini, akan mempertanyakan kepada seorang Mahasiswa kebenaran dia untuk menekuni bidang pengetahuan yang dipilih Bagaimana, mengapa dan untuk apa dipilihnya bidang itu lalu potensi dia memilih bidang itu?tapi memahami filsafat sering kali kita terjebak dalam teori-teori sementara dalam tatanan praktis-praksis pragmatis porsinya sangat sedikit, akibat dari itu paham dan pengertian berfilsafat baru pada tatanan kognitif, belum pada tatanan praktis-praksis pragmatis filsafat pendidikan baik di sekolah Dasar sampai pada Perguruan Tinggi seharusnya mengarahkan peserta didik pada paham praktis-praksis pragmatis bukan pada tatanan menghafal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

nowathome

Love life! Sharing and caring!

Tales of life

Life is what you make it

SUGIH forever

Prince Dreamer constructs all his dreams!

%d bloggers like this: